Senin, 20 November 2017

6 Bahaya Onani Jika Terlalu Sering





Lelaki merupakan makhluk ciptaan tuhan yang berbeda dengan wanita. menurut penelitian, kaum lelakilah yang paling cepat dan mudah dalam gejolak birahinya. Bahkan bagi sebagian lelaki, melihat baju pada lawan jenis yang bergerak tertiup angin sudah cukup untuk mengaktifkannya. Jika hal ini sudah terjadi, maka bagi yang sudah memiliki pasangan masalah ini akan tertanggulangi. Lalu bagaimana dengan kaum adam yang belum memiliki pasangan? Tak jarang salah satu jalannya adalah onani. Hampir 99% anak didunia kisaran umuran 17 tahun keatas pernah melakukannya.Tapi tahukah kalian jika melakukan onani itu berbahaya bagi kesehatan? Berikut adalah 7 bahaya yang timbul akibat melakukan onani.

Perasaan Berdosa
Ada beberapa alasan. Menurut penelitian di Inggris, rasa bersalah tersebut datang karena pria mengetahui dengan sadar bahwa onani bukanlah sebuah perilaku seksual yang normal. Dan karena kebanyakan laki-laki melakukan onani di usia remaja, pengalaman seksual pertama yang ia anggap tidak normal membuat perasaan bersalah itu datang. Akibatnya, ada rasa tidak percaya diri dalam pergaulan dan kehidupan sosial remaja. Apalagi karena pembahasan soal onani pasti bukan pembahasan yang bisa dibicarakan secara terbuka dengan laki-laki remaja lain, apalagi dengan guru olahraga. Ketika perasaan bersalah ini terus disimpan sendirian, resiko terbesarnya adalah membuat laki-laki tersebut tumbuh menjadi pria yang minder dan tertutup.

Memperkuat Lamunan Seksual
Salah satu bahaya lain adalah kekuatan imajinasi dan lamunan tentang seks yang datang dari kebiasaan onani. Pria melakukan onani dengan rangsangan berbasis hayalan dan imajinasinya. Kebiasaan onani ini membuat imajinasinya terlatih sehingga dapat muncul kapan saja ketika melihat lawan jenis yang menarik. Pria jadinya memikirkan seks terlalu sering dan pada kasus yang parah, pria tidak lagi dapat membedakan yang mana imajinasi dan yang mana realitas. Salah satu penyebab terjadinya perkosaan adalah ketidakmampuan pria menyimpulkan kenyataan dan realitas di sekitarnya.

Ketagihan
Ketika pria sudah terbiasa onani, kegiatan ini kemudian akan menjadi sebuah kebutuhan baginya. Pada kasus yang kronis, pria bahkan tidak bisa tidur tanpa melakukan onani terlebih dulu. Pada tahap awal, remaja biasanya melihat hal-hal yang membuat ia terangsang untuk melakukan onani. Pada tahap kebiasaan yang parah, pria akan MENCARI hal-hal yang bisa membuatnya terangsang agar bisa onani. Seperti layaknya semua bentuk ketergantungan, ketagihan terhadap onani juga akan menimbulkan bahaya.

Ejakulasi Dini
Onani adalah kegiatan seks kilat karena dapat dilakukan dimana saja, kapan saja dan dengan perlengkapan secukupnya (air, sabun dan beberapa lembar tisu). Tidak ada pria yang bisa menikmati onani seperti menikmati seks: melakukan rangsangan dengan pelan-pelan dan berusaha bertahan lebih lama sebelum ejakulasi. Pada umumnya, pria mau ejakulasi dengan cepat ketika onani. Bahayanya, 45% ejakulasi dini terjadi pada pria berusia di bawah 30 tahun, dan 75% dari mereka karena kebanyakan onani.

Lebih Memilih Onani Daripada Seks
Ini biasanya terjadi ketika sudah berumah tangga. Pria yang sudah terbiasa onani akan mudah bosan pada aktivitas seksnya dan lebih memilih masturbasi ketimbang hubungan seks yang sebenarnya. Pria akan berpikir: Saya bisa berhubungan seks dengan siapa saja dalam pikiran saya saat sedang onani, saya bisa melakukannya dengan berbagai posisi tanpa harus terbatas kemampuan fisik saya dan saya bisa melakukannya dimana saja, kapan saja. Garis bawahnya, pria yang terbiasa onani akan menemukan kepuasan yang lebih besar saat masturbasi ketimbang berhubungan badan dengan istrinya.

Disfungsi Ereksi
Bahaya yang satu ini adalah hal yang paling ditakuti oleh semua pria. Bahaya yang paling parah yang bisa disebabkan oleh kebiasaan onani adalah disfungsi ereksi.

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 komentar:

Posting Komentar

© 2013 llcau. All rights resevered. Powered By Blogger